Undang-Undang Republik Indonesia Nomor  36  Tahun  2009   Tentang Kesehatan menyatakan bahwa  kesehatan merupakan hak asasi  manusia yang harus diwujudkan. Dalam keadaan darurat, fasilitas pelayanan kesehatan, baik pemerintah maupun swasta wajib memberikan pelayanan kesehatan bagi penyelamatan nyawa pasien dan pencegahan kecacatan.

Sistem Pelayanan Kesehatan Gawat Darurat masih menimbulkan banyak masalah. Sebagian besar Kasus gawat darurat belum ditangani oleh tenaga kesehatan terlatih pada tahap Pra Rumah Sakit. Belum adanya tenaga kesehatan terlatih dan ambulance khusus yang disediakan oleh Pemerintah untuk melakukan penanganan awal  korban yang mengalami situasi emergency yang langsung terjun  ke lokasi kejadian/rumah penderita.

Dinas Kesehatan Kota Parepare melakukan terobosan berupa inovasi "EKSIS (Pelayanan Kesehatan Gratis) CALL CENTRE 112”, atas inisiasi bapak Walikota Parepare dengan melihat fakta bahwa belum ada layanan emergency oleh tenaga kesehatan terlatih dan ambulance khusus yang langsung terjun dilokasi jika terjadi kasus emergency. Dengan hanya menelpon 112 melalui telepon rumah atau telepon seluler (Telkomsel) bebas pulsa. Selanjutnya tim yang terdiri dari Dokter, Perawat/Bidan, dan driver menuju lokasi dan tiba kurang dari 15 menit, dan pelayanan yang diberikan gratis. Pada tanggal 24 oktober 2014 inovasi ini di launching oleh Walikota Parepare.

Sebelum inovasi ini, hampir seluruh pasien yang mengalami situasi emergency ditolong oleh masyarakat dan dievakuasi ke Puskesmas dan Rumah Sakit dengan mobil angkutan umum. Setelah inovasi ini sebagian besar pasien yang mengalami situasi emergency ditolong oleh tenaga kesehatan terlatih dan dievakuasi/dirujuk ke Rumah Sakit/Puskesmas menggunakan mobil ambulance.

Seiring dengan kebutuhan masyarakat akan layanan kesehatan yang berkualitas, disamping penanganan kasus emergency, Call Centre 112 juga memberikan pelayanan pemeriksaan gratis jumat peduli, pelayanan non emergency, bantuan tim kesehatan, dan layanan ambulance jenazah. Cakupan pelayanan secara keseluruhan dari tahun 2014-2017 = 40.485 (2014 = 2.277, 2015 = 8.394, 2016 = 13.293, 2017 = 16.521)