Inovasi CEKAL (Cegah Tangkal) dengan Rabies Centre lahir sebagai bentuk keprihatinan terhadap kasus Gigitan Hewan Penular Rabies (GHPR) yang cenderung meningkat. Belum terselenggaranya kolaborasi antara Dinas Kesehatan & Sektor kesehatan hewan dalam penatalaksanaan kasus GHPR yang berimplikasi pada strategi pencegahan, pengendalian dan alur  layanan.

Fakta lain, belum optimalnya perhatian dan dukungan seluruh stakeholders terkait terhadap upaya penanganan yang komprehensif dalam menurunkan kasus GHPR.

Sulawesi Selatan merupakan daerah endemis rabies, data subdit zoonosis kementrian kesehatan tahun 2017 menunjukkan angka kematian tertinggi akibat rabies berada pada propinsi Sulawesi selatan, sementara target mewujudkan Sulawesi Selatan eliminasi rabies 2020 memerlukan keterlibatan segenap stakeholder secara aktif.

Keberadaan unit Rabies Centre bertujuan sebagai sumber informasi, komunikasi, edukasi & layanan kesehatan kasus GHPR yang diharapkan dapat menjadi role model Rabies Centre dengan pendekatan One Health, serta solusi bagi strategi pencegahan dan pengendalian kasus GHPR, menuju Indonesia Eliminasi Rabies 2020 & akselerasi pencapaian target ASEAN Free Rabies 2020.

Beberapa inovasi Rabies Center adalah terselenggara koordinasi & kolaborasi dengan kesehatan hewan terhadap kasus GHPR, terbentuknya unit Rabies Centre tingkat Puskesmas & Tingkat Kota Parepare yang dilengkapi nomor kontak centre yang melayani kasus dalam  & luar wilayah Kota Parepare.

Terbentuknya tim rapid Response yang berperan dalam merespon cepat kasus GHPR.
Untuk memudahkan komunikasi dan koordinasi dibuat wadah komunikasi bagi stakeholders internal dan stakeholder eksternal  dalam bentuk Whatsapp Group.

Selain itu, sistem informasi melalui Aplikasi Pusat Data & Informasi Rabies Centre yang dapat diakses menggunakan android dan buku Model Praktik & Panduan Implementasi yang berjudul CEKAL dengan Rabies Centre yang menjadi acuan bagi tenaga kesehatan, pemangku kepentingan dan pengambil kebijakan di semua jenjang administrasi dalam Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Rabies.

Saat ini, kolaborasi kesehatan hewan dengan unit Rabies Centre Parepare telah terselenggara dengan baik, efektifitas layanan berdampak pada peningkatan kepercayaan masyarakat terhadap layanan kesehatan.