Kabupaten Luwu Timur Sulawesi Selatan melaksanakan inovasi Bantuan Sosial Bedah Rumah sejak tahun 2013. Inovasinya adalah menyediakan  rumah layak huni dengan mem- berikan bantuan bahan bangunan kepada masyarakat miskin yang memiliki tanah dan ban- gunan atas nama sendiri.

Konsep Bantuan Sosial Bedah Rumah memiliki karakteristik khusus. Dana bantuan diberikan kepada mas- yarakat miskin dalam bentuk material bangunan. Pemerintah mem- bayar biaya pembelian  material bangunan kepada penyedia material bangunan (toko atau pabrik) menggunakan transfer bank.

Implementasi Bedah Rumah terdiri dari tahapan berikut.

1.  Perencanaan dan pembentukan kelompok kerja sosialisasi.

2.  Pemrosesan  proposal penerima bantuan.

3.  Proses penganggaran dan pencairan dana.

4.  Pelaksanaan program.

5.  Pelaporan dan evaluasi.

Pemangku kepentingan inovasi ini meliputi pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan swasta. Pemerintah pusat dan pemerintah daerah membiayai inovasi ini.

Dampak inovasi yang utama adalah mengurangi jumlah rumah tidak layak huni. Kemu- dian, meningkat- kan kualitas hidup masyarakat. Akhirnya, meningkatkan kepercayaan mas- yarakat kepada pemerintah dan kepedulian terhadap sesama. Pembelajaran  dari inovasi adalah perlunya peningkatan layanan teknis menyang- kut perbankan serta koordinasi antara pemangku kepentingan