PaKSi Pinrang terdiri atas 4 kebijakan investasi, yaitu (1) Kebijakan Insentif

Daerah (KID), (2) Kebijakan Kemudahan Daerah (KKD), (3) Kebijakan Pelayanan Ter- padu Satu Pintu (PTSP), dan (4) Kebijakan Sistem Pelayanan Informasi dan Perizinan Investasi secara Elektronik (SPIPISE). PaKSi Pinrang bertujuan, (1) meningkatkan real- isasi investasi daerah yang akan mempen- garuhi pertumbuhan ekonomi Kabupaten Pinrang, (2) menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat Kabupaten

Pinrang dari berbagai golongan  atau kelompok sosial, dan (3) menciptakan daya tarik dan minat investasi bagi calon investor.

Strategi untuk memastikan PaKSi Pinrang berjalan dengan konsisten meliputi: (1) promosi peluang dan potensi investasi (one on one meeting, pa- meran, dan komunikasi nonformal dengan pengusaha lokal untuk mengajak investor lainnya); (2) calon investor akan dijemput di bandara atau pertemuan di Jakarta atau daerah lain untuk memperkenalkan peluang investasi; (3) ekspose calon investor yang dihadiri oleh Bupati dan beberapa SKPD terkait termasuk PLN; (4) peninjauan la- han atau rencana lokasi; (5) penandatanganan nota kesepahaman (MoU) calon investor dengan Pemda Pinrang; (6) pengurusan perizinan dan kemudahan lainnya; (7) plant groundbreaking; (8) rekrutmen tenaga kerja lokal ; dan (9) operasi komersial (peresmian).

Pemangku kepentingan atau pelaksana PaKSi Pinrang terdiri dari (1) Bupati Pinrang (inisiator PaKSi Pinrang); (2) BP2TPM (membuat desain 4 kebijakan investasi dan memastikan PaKSi Pinrang dilaksanakan secara konsist- en); (3) SKPD teknis (fasilitasi PaKSi Pinrang seperti infrastruktur, insentif daerah, pembinaan dan pengawasan, dan bantuan teknis/modal); (4) Organisasi Masyarakat Sipil (OMS) untuk memastikan PaKSi Pinrang sesuai ketentuan perundang-undangan; (5) SIPS Project, Kerjasama LSM Canadian International Development Agency/ CIDA Kanada dan KPK (support peningkatan pelayanan publik). Pendanaan PaKSi Pinrang diperoleh dari APBD Kabupaten Pinrang dan SIPS Project.

Keluaran PaKSi Pinrang sampai saat ini berupa kehadiran investor (PMDN/PMA) untuk investasi di Kabupaten Pinrang antara lain industri galangan kapal, pembangkit listrik tenaga air, pembangunan property/perumahan, pembangunan sarana niaga BBM, dan industri pengolahan rumput laut.