DETEKSI DINI, IDENTIFIKASI SECARA AMAN, TERAPI YANG TEPAT (RELAWAN DIKTE-TBC KUSTA)

Relawan DIKTE TBC-Kusta telah dibentuk sejak 01 Agustus 2018. Sampai tahun 2020 merupakan pelayanan langsung ke masyarakat Kecamatan Eremerasa di 5 Desa wilayah kerja Puskesmas Ulugalung. Penyakit TBC-Kusta merupakan suatu penyakit yang dianggap penyakit kutukan, keturunan dan guna-guna, selain itu penyakit TBC-Kusta seperti fenomena gunung es banyak muncul kasus baru baik TBC maupun Kusta. Angka kecacatan tingkat II pada penderita kusta anak masih ditemukan, serta penemuan BTA +++ (Hight) pada pemeriksaan TCM (Test Cepat Monukuler) yang menandakan penderita lama menderita.

Dilatarbelakangi kurangnya deteksi dini Penyakit TBC-Kusta dapat menyebabkan orang terjangkit, maka inovasi ini lahir. Sebelum inovasi ini dilaksanakan petugas kesehatan sulit mendapatkan tanda-tanda dini penyakit tersebut, dikalangan masyarakat sebagian menganggap penyakit tersebut memalukan, kutukan, keturunan dan sulit disembuhkan. Inovasi sangat unik, karena relawan direkrut dengan tanpa imbalan jasa untuk kegiatan tersebut. Relawan umumnya sudah mempunyai penghasilan tetap karena berfungsi sebagai staf desa dan tokoh masyarakat yang berasal dari kampung setempat. Keunikan lainnya dalam sosialisasi program TBC-Kusta, menggandeng industri rumah tangga. Industri UMKM membiayai pencetakan stiker untuk media sosialisasi program, didalamnya diikutsertakan promosi produknya.

Keberhasilan inovasi sangat ditentukan oleh peran serta masyarakat maupun aparat setempat. Relawan dipilih dan di SK-kan oleh Pemerintah Desa. Fungsi Relawan Dikte TBC–Kusta mendeteksi secara dini TBCKusta dan mengawasi pasien yang terinfeksi bakteri TBC-Kusta, memerlukan waktu lama untuk proses penyembuhannya. Hasil dari inovasi ini terlihat semakin meningkatnya orang terdeteksi dan berpotensi TBC-Kusta. Positif TBC tahun 2018 sebanyak 20 orang, dan 25 orang pada September 2019, sedangkan positif Kusta tahun 2018 sebanyak 4 orang, serta di September 2019 sebanyak 3 orang. Pada saat inovasi diperlombakan April 2020, telah terjadi wabah COVID-19 melanda Indonesia termasuk di wilayah Puskesmas Ulugalung. 29 orang Relawan terlatih berperan aktif dalam penanganan virus covid-19 dengan melakukan penyuluhan kepada masyarakat tentang pola PHBS, pembagian masker, sembako dan pembuatan Posko di 5 desa se kecamatan Eremerasa.