UNDANG-UNDANG Nomor 32 Tahun 2009 Tentang Perlindungan dan Pengelolaan Lingkungan Hidup yang menyatakan bahwa Pemerintah dan pemerintah daerah mengembangkan Sistem Informasi Lingkungan Hidup untuk mendukung pelaksanaan dan pengembangan kebijakan perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup, selanjutnya Sistem Informasi Lingkungan Hidup dilakukan secara terpadu dan terkoordinasi dan wajib dipublikasikan kepada masyarakat. Secara khusus provinsi dan kabupaten/kota instansi lingkungan hidup sangat berperan menyediakan informasi lingkungan hidup.

Pelayanan informasi lingkungan hidup secara manual menghadapi banyak permasalahan. Banyak produk informasi lingkungan hidup yang diproduksi oleh Instansi Lingkungan hidup setiap tahunnya secara berkala dari level Kabupaten hingga Provinsi. Namun produk informasi tersebut hanya digunakan secara internal oleh Instansi LH, masih sangat minim untuk dapat diakses secara luas. Bahkan cenderung sulit untuk di akses akibat tidak terdokumentasikan dengan baik. Penyampaian laporan pengelolaan oleh pemrakarsa usaha juga cenderung tidak efektif dan efisien, serta cenderung pemborosan dalam pemanfaatan sumber daya. Tumpukan dokumen laporan cenderung menyulitkan untuk dievaluasi.

Dinas Pengelolaan Lingkungan Hidup menerapkan inovasi “Sistem Informasi Lingkungan Hidup Berbasis Online” sehingga publik dapat mengakses layanan informasi lingkungan hidup online secara real time. Selain itu, pemrakarsa usaha juga dapat menyampaikan laporannya secara lebih mudah.

Strategi pengembangan Inovasi ini dimulai dari Pertama, identifikasi masalah. Kedua, penelusuran data dan informasi yang diproduksi oleh Instansi lingkungan hidup serta dibutuhkan publik. Ketiga, menyusun grand desain sistem yang akan dibangun. Keempat, menyusun alokasi anggaran. Kelima, membuat model sistem informasi. Keenam, mengimplementasikan sistem aplikasi, mengembangkannya dan uji coba. Peluncuran dilakukan pada Mei 2016 oleh Gubenur Sulsel. Ketujuh, pengawasan dan pengembangan berkelanjutan.

Sebelum inovasi, pelayanan manual dan lambat. Setelah inovasi, pelayanan berubah menjadi online realtime. Website : http://silhdsulsel.com disediakan. Pengelolaan data dan penyampaian infomasi secara manual tidak diperlukan lagi. Terjadi penghematan dalam pemanfaatan sumber daya karena berbasis paperless.

Informasi lebih lengkap (file pdf) dapat didownload di halaman ini.