GERAKAN revolusi kebersihan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar dibawah kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto dan Syamsu Rizal dimulai. Ditandai  dengan adanya  acara akbar A'bbulo Sibatang Lompoa dalam rangka peluncuran program “Makassar'Ta Tidak Rantasa” (MTR) pada tgl 15 Juni 2014  di Celebes Convention Centre (CCC) Jl Metro Tanjung. Program “MakassarTa’ Tidak Rantasa” (MTR)  merupakan program baru yang mengukuhkan  perubahan mendasar dalam menangani persoalan sampah di kota Makassar. Sampah yang di hasilkan oleh masyarakat  kurang lebih 1000 ton/hari (sumber DPK Makassar, 2016). Adanya prilaku hidup yang tidak sehat, membuang sampah tidak pada tempatnya dapat mengakibatkan  masalah kesehatan khususnya dari aspek lingkungan dan perilaku masyarakat.

Dari 46 lorong yang dibina Dinas Kesehatan Kota Makassar, 54% belum ber-PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat).  Harapan Pemerintah Kota Makassar khususnya di bidang Kesehatan bahwa cakupan PHBS dapat mencapai 75% hingga tahun 2019 (RPJMD 2014 - 2019). Selain itu program ini merupakan salah satu program prioritas dalam pencapaian Kota Sehat dan Kota Adipura.

Hasil inovasi longset ini menjadi salah satu program andalan  dalam menangani persoalan perubahan perilaku masyarakat tentang hidup sehat. Dengan  program ini telah banyak potensi yang dikembangkan, misalnya dalam hal penanganan kesehatan lingkungan dengan konsep 3R (reuse, reduce, recycle). Melalui  peran partisipasi masyarakat, pola  pola PHBS (Perilaku Hidup Bersih dan Sehat) menjadi lebih baik.

Informasi lebih lengkap dapat diunduh pada kolom "Download File Pdf" di halaman ini.