Inovasi Kerjasama Pembinaan dan Bantuan Ekonomi Berkelanjutan (Jabat Erat) milik Dinas PTSP Kabupaten Pinrang masuk sebagai finalis Top 99 Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) yang dilaksanakan oleh Kemenpan-RB RI.

Inovasi Jabat Erat ini bahkan mendapat pujian daring Panelis Independen KIPP saat dilakukan prosesi wawancara secara virtual bersama Pemerintah Kabupaten Pinrang juga daerah lain yang masuk Top 99 untuk menuju Top 45 KIPP 2021.

Salah satu tim panelis independen, Indah Sukma Ningsih  mengapresiasi inovasi Jabat Erat tersebut yang dipaparkan langsung oleh Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid di ruang Jendela Lasinrang, Diskominfo Pinrang, Jum'at (16/7).

"Saya suka sekali inovasinya. Jabat Erat, mantap karena yang dijabat yang sangat berhubungan langsung dan erat dengan UKM," kata Indah secara virtual.

Ia berharap inovasi Jabat Erat tersebut terus meningkatkan mutu pelayanan terutama bagi pemodal untuk memperbaiki produk.

"Pemodal untuk memperbaiki produk, kemudian tempat pemasarannya, pengaduannya, serta Pak Bupatinya turun mendengarkan keluhan pelaku UMKM. Pokoknya komplit saya kira pantas menjadi Role Model," pujinya.

Sebelumnya Bupati Pinrang Irwan Hamid memaparkan sebelum adanya inovasi Jabat Erat ini, nomor induk berusaha (NIB) pelaku UMKM hanya berkisar sekitar pada angka 26 namun saat ini sudah mencapai 1012 NIB.

"Dampak positif dari implementasi Inovasi Jabat erat ini, lanjut Bupati Irwan sangat dirasakan, dilihat dari data Nomor Induk Berusaha pelaku UMKM sebelum implementasi yang berada pada angka 26 saat ini mencapai angka 1012 NIB," bebernya.

Hal itu merupakan angin segar, dengan bermunculannya para pelaku UMKM, tentu saja roda ekonomi akan semakin cepat berputar sehingga berimplikasi pada kesejahteraan masyarakat.

Faktor lain yang merupakan dampak positif dari pengimplementasian inovasi jabat erat, lanjut Irwan, yakni produk pelaku UMKM di Kabupaten Pinrang telah merambah ke toko-toko modern.

"Bukan hanya di lokal Kabupaten Pinrang namun sudah merambah toko modern di Ibu kota Provinsi Sulawesi selatan yaitu Kota Makassar," papar Irwan.

Kadis PTSP Kabupaten Pinrang, A. Mirani menambahkan Inovasi Jabat Erat ini juga menerapkan teknologi berbasis android sehingga secara tidak langsung membantu mengurangi kerumunan di masa pandemi Covid-19 dalam pengurusan berkas bagi pelaku UMKM baru.

Sementara itu, Kabag Ortala Setda Pinrang, DR Syamsumarlin, berharap inovasi tersebut bisa tembus pada Top 45 KIPP berikutnya.

"Semoga kita bisa tembus ke TOP 45 dan saya juga yakin akan lahir inovasi-inovasi dari para inovator OPD, Kecamatan, RS, Puskesmas dan Unit Yanlik lainya," harapnya.

"Melalui komitmen One Agency One Innovation dan sinergitas, kerjasama yang solid dengan seluruh Perangkat Daerah serta dukungan masyarakat Pinrang Insya Allah, kita dapat menjadi yang terbaik di tingkat nasional," tambah Kasubag Ketatalaksanaan dan Yanlik, Fitriani Aska.