INOVASI Strategi Pencegahan Perkawinan Anak (SIP-PEKA)

Strategi Pencegahan Perkawinan Anak (SIP-PEKA) dikembangkan karena tingginya kasus perkawinan Anak di Kabupaten Bone terutama di kawasan perdesaan. Sementara di Kabupaten Bone belum ada rumusan strategi intervensi masalah tersebut, secara komprehensif dan terpadu dan masih berjalan sendiri-sendri. SIP-PEKA dilakukan dengan melibatkan berbagai stakeholders baik unsur pemerintah maupun non pemerintah diantaranya: Perguruan Tinggi, Lembaga Swadaya Masyarakat (LPP Bone dan TULODO), Muslimat NU dan Pers. Sasaran programnya adalah PUSPAGA (Pusat Pembelajaran Keluarga), Forum Anak, BKMT, Pokja Desa Sehat, Kelompok Tani, dan sekolah. Uji Coba Inovasi SIP- PEKA telah dilaksanakan di 6 desa piloting, telah direplikasi di 100 desa, serta Kabupaten Wajo dan Luwu Utara.

SIP-PEKA berdampak pada peningkatan pemahaman masyarakat tentang dampak perkawinan anak, pencegahan kehamilan usia dini, manajemen kebersihan menstruasi dan pentingnya pendidikan yang pada tahun 2019 berada pada angka 79,4 % meningkat menjadi 86,4 % pada tahun 2021 serta berdampak langsung pada penurunan kasus perkawinan anak dari 746 kasus (2019) menjadi 84 kasus (2021).

  • Version
  • Total ukuran file 234.50 KB
  • Jumlah file 1
  • Tanggal upload 09/08/2022
  • Update terakhir 09/08/2022
FileAction
11. BPPD BONE_SIP-PEKA.pdfDownload
INOVASI Strategi Pencegahan Perkawinan Anak (SIP-PEKA)

Responses

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.