HATI BERSAHAJA

Ringkasan Proposal

Inovasi Hati Bersahaja bertujuan mendekatkan akses pelayanan, menyediakan sarana pelayanan kesehatan remaja (promotif, preventif, kuratif dan rehabilitative) menyenangkan, menerima, menghargai dan memenuhi kebutuhan remaja seperti Kesehatan Reproduksi, Napza, IMS/HIV/AIDS, Kesehatan Jiwa dan masalah kesehatan remaja lainnya.

Dengan Inovasi Hati Bersahaja, remaja diharapkan tidak ragu curhat (berkonsultasi), memeriksakan kesehatan kepada petugas secara terbuka, sebagaimana remaja terbuka kepada sahabatnya.

Sebelum adanya inisiatif Hati Bersahaja, keluhan remaja yang datang ke Puskesmas Pangkajene diantaranya adalah keluhan sakit seperti batuk, pilek, demam dan keluhan umum lainnya. Setelah adanya Inovasi Hati Bersahaja, terjadi peningkatan kunjungan remaja yang ingin curhat pribadi bersama dokter diantaranya karena narkoba, IMS, pornografi/onani, lemfox, merokok, kehamilan tidak diinginkan, anemia dan gangguan haid.

Sekolah/masyarakat menjadi lebih aktif berpartisipasi melakukan kegiatan curhat secara kelompok, mengundang Dokter Sahabat Remaja sebagai narasumber.

Inovasi Hati Bersahaja mendapat dukungan dari berbagai pihak mulai dari Pemerintahan Daerah, Dinas Kesehatan, pimpinan Puskesmas, Lintas Program, Lintas Profesi dan lintas sektor.

Keberhasilan inovasi Hati Bersahaja karena sejalan dengan kepedulian pimpinan, dekatnya pelayanan pada kelompok remaja dan masyarakat bersama petugas kesehatan yang peduli, tersedianya layanan dokter yang menjadi pendengar yang baik dan mau meluangkan waktu untuk dekat dengan remaja walaupun terkadang di luar jam kerja, bisa menjaga kerahasiaan sebagaimana seorang sahabat, serta membantu mengambil keputusan terhadap persoalan yang mereka hadapi.