LA SAPI (Layanan Selular Peternakan Terintegrasi)

Ringkasan Proposal

 

Layanan Selular Peternakan Terintegrasi (La Sapi) adalah inovasi pelayanan informasi peternakan dan kesehatan hewan berbasis SMS Broadcast. Program ini pada awalnya terinspirasi dari Kejahatan Siber (Cyber Crime) “Mama Minta Pulsa” yang melakukan penipuan berbasis SMS Broadcast. Program adalah hasil kerjasama Pemerintah Kabupaten Sinjai dengan Australia Global Alumni yang diadministrasikan oleh Australia Awards in Indonesia.

 

La Sapi merupakan program peningkatan pengetahuan peternak dan program bantu jual beli ternak yang dilakukan dengan memanfaatkan SMS Broadcast. Jika selama ini penggunaan HP oleh para peternak hanya digunakan untuk komunikasi secara pribadi, maka inovasi ini memberi nilai tambah peningkatan pelayanan dengan memanfaatkan infrastruktur yang sudah tersedia dan dimiliki oleh peternak.

 

La Sapi merupakan perwujudan dari Tata Kelola Pemerintahan yang mendukung terwujudnya pemerataan dan keadilan mendapatkan informasi bagi peternak di Kabupaten Sinjai. Pelayanan La Sapi terbukti mampu memberi solusi dari permasalahan yang sebelumnya muncul akibat sumbatan informasi dikalangan peternak. Inovasi ini Cepat, Hemat, Tepat serta akurat dalam memberikan pelayanan.

 

Inovasi La Sapi dengan struktur birokrasi dan komunikasi yang baik dengan semua pihak terkait telah mampu memberikan pelayanan Informasi Peternakan dan kesehatan hewan kepada peternak tanpa terkendala oleh terbatasnya tenaga penyuluh peternakan dan kesehatan hewan, belum mulusnya infrastruktur jalan, kondisi geografis yang tidak bersahabat maupun cuaca ekstrim. Inovasi La Sapi terbukti secara signifikan meningkatkan pengetahuan peternak dan memberikan keuntungan ekonomi bagi peternak dalam jual beli.

 

Inovasi La Sapi telah membuat penyampaian informasi secara massal menjadi lebih mudah kepada para peternak bahkan yang hidup di daerah terpencil, sistem ini membuat peternak menjadi mudah mendapatkan informasi peternakan dan kesehatan hewan dan menjadi lebih mudah dalam jual beli ternak. Bahkan, peternak dapat tetap menerima informasi peternakan dan kesehatan hewan secara berkelanjutan walaupun dipuncak kesibukan mereka, seperti pada saat panen.