Kecamatan Keera Kabupaten Wajo memiliki 4 Desa Pesisir yaitu Desa Keera, Paojepe,Inrello,Pattirolokka dengan luas tambak 3.114 Ha Sebagian besar penduduknya berprofesi sebagai pembudidaya udang vaname dengan permasalahan yang dihadapi adalah dalam penyediaan oksigen terlarut dalam air masih mengandalkan kondisi alam sehingga mengakibatkan tingkat kematian udang besarnya mencapai 50%. Kondisi ini menyebabkan rendahnya tingkat produksi yang hanya berkisar 250kg/Ha/Panen dan berdampak pada rendahnya penghasilan pembudidaya yang masih berkisar Rp.9,5 Juta/Panen. Selain itu produksi udang yang dihasilkan di dalam 1kg berkisar 100-120 Ekor/Kg dengan harga berkisar Rp.38.000-Rp.42.000/Kg. Luas areal budidaya yang terbatas dengan tingginya resiko kegagalan yang menghantui dalam budidaya udang vaname menyebabkan rendahnya animo masyarakat untuk memelihara udang vaname dan lebih memilih memelihara ikan bandeng.
Inovasi Vanamerator Hebat Tradisional lahir sebagai upaya untuk membantu pembudidaya udang vaname agar terjadi stabilisasi kondisi oksigen terlarut dalam air tambak secara merata di permukaan, pertengahan maupun di dasar tambak agar dapat membantu keberlangsungan hidup udang vaname agar tidak banyak yang mati. Alat vanamerator yang dibuat terdiri dari rangkaian pipa paralon yang dirakit secara paralel dan dihubungkan ke selang spiral dengan mesin pompa air dan ujungnya, lalu memasukkan vanamerator ke media air tambak. Kemudian mesin pompa dinyalakan dan ujung vanamerator mengeluarkan air yang menghasilkan oksigen yang sangat diperlukan oleh udang vaname untuk kelangsungan hidupnya. Vanamerator tidak perlu dinyalakan terus menerus hanya pada saat dini hari atau dalam keadaan cuaca mendung dimana diperkirakan tambak dalam keadaan kekurangan oksigen, dibandingkan dengan penggunaan kincir yang harus menyala non stop.
Sejak pemakaian alat vanamerator hebat ini terbukti mampu menyediakan oksigen terlarut di dalam tambak sehingga tingkat kematian udang vaname menurun menjadi 35 %. Nilai tambah dan keunggulan inovasi ini adalah tingkat produksi bisa mencapai 430 kg/Ha/panen pada penebaran 50.000 ekor/Ha. Produksi udang juga meningkat 60-70 ekor sudah mencapai 1Kg dengan peningkatan pendapatan dari 9.5 juta/Ha/Panen menjadi 28 juta/Ha/panen