Berdasarkan Data SIAK 2016 terdapat 4.296 anak yang wajibmemiliki KTP el pada usia 17 tahun namun yang dapat dilayani untuk perekamanhanya 23 orang, demikian juga pada tahun 2017 terdapat 3.841 anak usia 17 tahun namun yang dapat dilayani untuk perekaman keliling hanya 359 orang sehingga peningkatan cakupan menjadi sangat sedikit ditambah dengan kondisi kesadaran masyarakat dalam mengurus dokumen adminduk karena faktor pengurusan yang lama dan membutuhkan biaya.
          Di sisi lain, tingginya antrian layanan adminduk di Kantor Disdukcapil setiap hari sekitar 200 orang dan adanya potensi anak yang berusia 17 tahun yang juga membutuhkan dokumen adminduk KTP el sehingga waktu penyelesaian dokumen administrasi kependudukan menjadi lama dan peningkatan percepatan kepemilikan dokumen adminduk juga menjadi lambat. Dengan latar belakang tersebut, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil membuat terobosan inovasi HOREE, EngkaniKTPku. Engkani KTPku adalah Bahasa Bugis yang artinya sudah datang KTPku. Hal yang unik dari Inovasi ini adalah pembuatan KTP, menyasar khusus kelompok anak yang akan berumur 17 tahun.
          Tahapan awal inovasi ini dimulai dengan melakukan perekaman biometrik keliling kesekolah-sekolah tingkat atas (SLTA/SMK) khususnya siswa yang akan berumur 17 tahun kemudian dilanjutkan dengan pencetakan dan pengantaran KTP-el kerumah masing-masing pada saat penduduk tersebut tepat berusia 17 tahun, dan yang lebih menarik adalah pada saat pengantaran e-KTP kerumah masing-masing dilakukan tepat pada hari ulang tahun anak tersebut dan disertai dengan KartuUcapan Selamat Ulang Tahun ke17 dari Bupati Soppeng, sehingga hal ini menjadi istimewa dan surprise bagi sianak karena menerima KTP el pada hari ulang tahunnya yang disertai ucapan selamat ulang tahun dari Bupati Soppeng.
          Sejak inovasi HOREE,EngkaniKTPku dilakukan membawa dampak terhadap peningkatkan yang sangat signifikan, pada tahun 2019 jumlah perekaman KTP menjadi 887 orang atau naik sebesar 3.756%, sedangkan waktu pengurusan dari 3 hari menjadi 1 hari dengan biaya Rp.0 dan dilakukan secara e-mobile. Pelaksanaan inovasi ini, memberikan kepastian kepemilikan KTP-el dan diterima ditempat.