Sinoa adalah salah satu kecamatan yang ada di Kabupaten Bantaeng Propinsi Sulawesi Selatan, dengan luas wilayah ±43 km2. Secara administratif terdiri 6 desa dan 31 dusun. Jumlah penduduk sebanyak 14.398 jiwa (Tahun 2020). Pada tahun 2016 jumlah dusun di Kecamatan Sinoa sebanyak 26 dusun tersebar pada 6 desa. Tanggung jawab kesehatan setiap desa yang terdiri 4-6 dusun dibebankan pada 1 orang bidan desa. Kondisi ini berpotensi terhadap pelayanan kesehatan kepada masyarakat tidak efektif dan efisien, sehingga berdampak pada capaian program kesehatan perorangan maupun kesehatan berbasis lingkungan. Masalah utamanya adalah area kerja yang cukup luas dibebankan kepada satu orang bidan desa untuk bertanggung jawab terhadap masalah kesehatan pada 4-6 dusun, di sisi lain kemampuan petugas program melakukan pemantauan kesehatan secara rutin terbatas. Inisiatif Satu Dusun Satu Bidan adalah bentuk pemberdayaan masyarakat lokal, menggunakan lulusan kebidanan DIII/DIV yang memiliki Surat Tanda Registrasi (STR), dan berdomisili di dusun tersebut. Selanjutnya bidan dusun melakukan kunjungan rumah secara rutin untuk melakukan pemantauan pelayanan kesehatan perorangan, serta kesehatan berbasis lingkungan melalui upaya preventif dan promotif. Selama masa pandemi Covid-19, pelayanan kesehatan masyarakat dilakukan sesuai dengan protokol kesehatan. Dalam hal pemantauan terhadap pelaku perjalanan, bidan dusun sangat efektif dalam memutus mata rantai penularan covid-19.
          Setelah inovasi diimplementasikan tahun 2017, cakupan wilayah kerja menjadi lebih kecil, sehingga memberikan dampak signifikan pada capaian kesehatan. Data cakupan program kesehatan semakin meningkat, tahun 2018 hingga saat ini tidak ada lagi persalinan ditolong dukun beranak, semua persalinan 100% dilakukan di fasilitas kesehatan. Tahun 2017 hingga tahun 2020 zero angka kematian ibu bersalin dan bayi tetap dapat dipertahankan. Pemantauan kesehatan usia lanjut mengalami peningkatan, tahun 2017 sebesar 47,1% dan tahun 2020 sebesar 84,2%. Cakupan kesehatan berbasis lingkungan meningkat pada tahun 2018, akses air bersih sudah 100% dan semua desa di Kecamatan Sinoa berstatus Stop Buang Air Besar Sembarangan. Pada tahun 2019 dan 2020 Forum Masyarakat Peduli Puskesmas melakukan survey kepuasan terhadap kehadiran bidan dusun dengan hasil 91,4 % sangat puas.