Inovasi BAJIKI singkatan dari Biasakan Anak Jauhi Karies Gigi.BAJIKI merupakan istilah dalam bahasa Makassar, artinya Perbaiki/ Memperbaiki. Secara filosofis BAJIKI mengandung makna, bahwa inovasi ini sebagai upaya untuk menekan kasus karies pada anak-anak dengan cara memperbaiki atau mengubah kebiasaan dan perilaku yang sebelumnya abai dalam menjaga kebersihan menjadi peduli dengan kesehatan gigi dan mulutnya. Tujuan inovasi Bajiki adalah mencegah terjadinya karies gigi pada anak. Meningkatkan pengetahuan dan kesadaran orang tua dan anak tentang kesehatan gigi. Membiasakan anak untuk menyikat gigi secara benar dan teratur. Serta meningkatkan kepedulian anak dan orang tua dalam menjaga dan memelihara kebersihan gigi dan mulut.
        Langkah strategis yang dilakukan diantaranya koordinasi dan sosialisasi, penyuluhan kesehatan gigi dan mulut, sikat gigi massal. Pemeriksaan gigi dan mulut secara berkala, pembagikan kartu kontrol 30 hari menyikat gigi, sosialisasi dan edukasi serta monitoring dengan pemanfaatan Media Sosial/ Group WA. Sebanyak 55 siswa TK yang berpartisipasi dalam inovasi ini diantaranya siswa-siswi TK Aisyiyah Melayu, TK Menara dan TK Aisyiyah Bahagia. Pada saat awal inovasi ditahun 2019, dilakukan pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut didapatkan 11 anak yang memiliki tidak memiliki karies gigi 20% dan 44 anak yang mempunyai karies gigi 80%. Setelah dilakukan inovasi, dari hasil pemeriksaan gigi anak di tahun 2020 diperoleh hasil 40 anak yang yang tidak memiliki karies gigi baru 72,7 %. 15 Anak yang memiliki karies baru 27,3 %.