Kota Makassar sebagai Ibukota Provinsi Sulawesi Selatan memiliki luas wilayah 175,77 km2 dengan 15 Kecamatan dan 153 Kelurahan serta dengan jumlah penduduk pada Tahun 2019 tercatat 1.526.677 Jiwa. Perkembangan kendaraan bermotor roda 2 dan roda 4 di Makassar bertumbuh sebesar 10% pertahun sementara panjang jalan bertumbuh menurut deret hitung sehingga berdampak terjadinya banyaknya titik-titik kemacetan. Untuk mendekatkan pelayanan kepada masyarakat pada tahun 2016 Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pendapatan Wilayah Makassar membuat pelayanan Samsat Corner, dengan jumlah wajib pajak terlayani roda 2 sebanyak 13.458 unit dan jumlah roda 4 sebanyak 3.888 unit. Namun dalam perkembangannya kurang efektif, tidak optimal karena hanya menyumbang sebesar Rp.10,6milyar atau 3,64% dari total PKB UPT Makassar dengan biaya sewa gedung dan operasional setahun Rp.150juta yang dibebankan pada APBD.
Beranjak dari masalah diatas pada tanggal 4 juli 2017 dibuatlah inovasi Kedai Samsat yang dilaksanakan oleh UPT Pendapatan Wilayah Makassar I, sebagai upaya peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan upaya meningkatkan ketaatan pembayaran pajak kendaraan bermotor.
Berdasarkan data inovasi ini mampu memberikan kontribusi positif pada penerimaan PAD Tahun 2019 dimana mampu memberikan pemasukan sebesar Rp.49,5milyar dengan kontribusi 19,5% total PKB UPT Pendapatan Wilayah Makassar I, dengan biaya operasional berupa biaya listrik dan biaya telepon/internet hanya sebesar Rp.2juta/bulan. Inovasi ini juga menyediakan memberikan fasilitas pelayanan yang lebih baik dengan menyediakan minuman serta akses internet gratis sebagai bentuk apresiasi kepada wajib pajak dan sebagai upaya memenuhi tuntutan kebutuhan masyarakat milenial saat ini. Inovasi ini juga memberikan nilai tambah berupa kesempatan peluang kerja dan peluang usaha yang ada disekitar tempat inovasi dengan omset rata-rata sebesar Rp.121,1juta/bulan bagi 15-20 pedagang.
Keberadaan inovasi ini juga telah sejalan dengan anjuran pemerintah dalam upaya pencegahan dan penyebaran Covid-19, dimana dimasa pandemi ini inovasi KEDAI SAMSAT berarti penambahan tempat layanan baru sehingga dapat memecah tingkat kerumunan masyarakat yang mungkin bisa terpusat pada Samsat Stasioner.