NENI SI LINCA (New Normal Innovation Sistem Informasi Penelitian Online Campus) dirancang untuk memproses izin penelitian mahasiswa dan peneliti lainnya secara online. Sebelum inovasi ini lahir, terdapat berbagai masalah, yakni: pelayanan secara manual, waktu yang lama, energi dan biaya yang besar. Munculnya berbagai masalah tersebut menyebabkan pelayanan perizinan menjadi lambat diterbitkan dan berimplikasi pada lambannya penelitian dilaksanakan. Hal ini berakibat pula pada penyelesaian studi mahasiswa yang lambat dan bertambahnya biaya kuliah. Pada Tahun 2019 terdapat 17.758 orang pemohon mengalami hal tersebut, dengan perkiraan biaya sekitar Rp.5.000.000,-, maka kerugian ekonomi yang ditimbulkan mencapai Rp. 88.790.000.000,-. Masalah lain muncul adalah pelayanan yang dilakukan tatap muka menimbulkan antrian yang panjang, terjadinya kerumunan dan cluster baru ditengah pandemi covid-19. Dalam konteks pemberi layanan terdapat masalah yakni petugas memiliki beban kerja yang tinggi dan tidak efisien. Dibutuhkan 5 orang ASN khusus melayani pendaftaran, 2 orang ASN khusus pengarsipan dan membutuhkan ATK yang besar dengan anggaran Rp.199.189.200 pertahun.
Berdasarkan berbagai masalah di atas, dan dalam rangka memberi pelayanan yang cepat, tepat, efisien dan efektif maka Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sulawesi Selatan menggagas inovasi NENI SI LINCA (New Normal Innovation Sistem Informasi Penelitian Online Campus). Inovasi ini dapat menyederhanakan prosedur yang berbelit-belit, memangkas waktu dari SOP 2 hari menjadi 5 menit, dan mengurangi biaya menjadi 0 Rupiah. Tidak dibutuhkan lagi petugas pendaftaran, pengarsipan secara elektronik dan menghilangkan penggunaan ATK karena izinnya menggunakan digital signature. Selain itu kekhawatiran akan tertular virus covid-19 tidak lagi menjadi masalah, karena sistem ini dapat diakses kapan dan dimanapun dengan menggunakan laptop atau smartphone. Inovasi ini mendapatkan apresiasi yang tinggi dari masyarakat akademik sebagai solusi strategis dalam penerbitan izin penelitian.