Implementasi Data Kependudukan Semester I diKabupaten Soppeng Tahun 2022,penduduk umur 0-18tahun adalah 57.938jiwa dan yang memiliki Akta kelahiran mencapai 99,29% (57.526jiwa).Salah satu alasan pentingnya Akta Kelahiran adalah bentuk perlindungan dan pengakuan secara Negara terhadap status hukum anak tentang identitas nama,tempat dan tanggal lahir,siapa orangtuanya serta kewarganegaraannya.Layanan Bayi Lahir Pulang Dapat Akta disingkat “BAYI PAPA” merupakan inovasi yang memberikan pelayanan pengurusan Pembuatan NIK,pencetakan Kartu Keluarga dan Akta Kelahiran dan Kartu Identitas Anak (KIA).Inovasi ini dilaksanakan bekerjasama dengan Dinas Kesehatan. Dampak Sejak inovasi ”BAYI PAPA” (Bayi Lahir Pulang Bawa Akta) dilakukan membawa dampak yang sangat signifikan,pada tahun 2022 jumlah penerbitan Akta Kelahiran menjadi 57.526 atau meningkat menjadi 99,29%, sedangkan waktu pengurusan dari 7 hari menjadi 1 hari dengan biaya Rp.0 dan langsung diserahkan di Rumahsakit (RS) dan Puskesmas pada saat bayi akan pulang ke rumah.Pelaksanaan inovasi ini memberikan kepastian kepemilikan Dokumen Kependudukan (AktaKelahiran dan KartuKeluarga serta KIA) dan bisa langsung dibawa pulang.Keberhasilan ini berkontribusi pada peningkatan kinerja layanan Dukcapil untuk mencapai target percepatan kepemilikan Akta kelahiran umur 0-18 tahun. Kesesuaian Kategori BAYI PAPA termasuk dalam kategori Inovasi Pelayanan Publik yang insklusif dan berkeadilan.Pelayanan yang diberikan kepada masyarakat menjadi efektif karena proses pengurusan Akta Kelahiran memangkas alur,waktu dan tahapan prosedur penerbitan Dokumen Kependudukan.
Dibuat Oleh : ANDI HIKMA, S.Sos.,M.SI.
Telah didownload 65 kali