Dari hasil survey Status Gizi Indonesia tahun 2021 kasus Stunting di Toraja Utara berada di angka 32,6% dan tahun 2022 meningkat menjadi 34,1%. Di Kecamatan Bangkeleikila’ Tahun 2019 berada di angka 15%, tahun 2020 menurun menjadi 13 % kemudian tahun 2021 dan 2022 menurun 12 %. Tentunya angka Stunting ini masih sangat tinggi sehingga kita harus bekerja sama menurunkan angka stunting di Toraja Utara. Masih tingginya data balita yang mengalami stunting di Kecamatan Bangkelekila maka Kecamatan Bangkelekila’ bekerja sama dengan Puskesmas membuat inovasi BONTING (Bangkelekila’ Stop Stunting). Program ini merupakan kerjasama berbagai pihak. Program ini, dilaksanakan secara kerja tim. Tim kerja “Bonting’ bertugas melakukan pemantauan di lembang/desa yang menjadi binaan dari UPT Puskesmas Bangkelekila’yaitu Lembang Tampan Bonga, Bangkelekila’, Batu Limbong, dan To’yasa Akung. Program ini berdampak signifikan terutama pada kelompok yang paling rentan yaitu bayi dan balita. Bayi dan balita dapat dipantau dengan baik sehingga kasus stunting dapat menurun. Program “BONTING” berhasil menurunkan angka stunting dari 15 % (2019) menurun di tahun 2020 menjadi 13%, hal ini setara dengan penurunan angka Stunting. Melalui Program BONTING, meningkatkan capaian kegiatan program pelayanan status Gizi Balita serta pengetahuan orang tua akan pentingnya pemenuhan gizi untuk mencegah anak mengalami stunting.
Dibuat Oleh : Tabita nona pareang, skm
Telah didownload 84 kali