Inovasi LORONG JELITA (Layanan Jemput Bola Identitas Anak dari Lorong ke Lorong) lahir karena permasalahan yang muncul pada layanan KIA (Kartu Identias Anak) yang masih sangat sulit dilakukan khususnya untuk anak yang rentan Administrasi Kependudukan (ADMINDUK) . Tahun 2020 anak 0-17 Tahun sebanyak 126.528,capaian KIA 2.138(1.69% ) target nasional 20%.Tahun 2021 jumlah anak 127.787 kepemilikan KIA 38,026 (29,76%) target nasional 30%.Tahun 2022 jumlah anak 138,393,capaian KIA 79.858(64.80%) target nasional 40%. Melalui inovasi ini dihadirkan sistem layanan jemput bola secara Mobile,Kolaborasi,Layanan online melalui Whatsapp,Barcode/link dan layanan jemput bola dari lorong ke lorong. Kelompok sosial yang menjadi sasaran Inovasi LORONG JELITA yakni anak yang mengalami Rentan Administrasi Kependudukan. Dampak: Lahirnya Inovasi LORONG JELITA berdampak signifikan terutama pada kelompok anak Rentan Administrasi Kependudukan capaian kepemilikan KIA meningkat dari tahun 2020 dengan persentase 1.69%,menjadi 64,80% di tahun 2022 dengan jumlah target 138,393 jiwa. Meningkatnya Hasil survey kepuasan masyarakat terhadap layanan KIA pada tahun 2020 sebesar 4,07%,tahun 2021 sebesar 83,81% sementara tahun 2022 meningkat menjadi 88,14%. Kesesuaian Inovasi LORONG JELITA dengan kategori yang dipilih adalah poin pertama kategori inovasi Pelayanan Publik yang inklusif dan Berkeadilan berorientasi pada peningkatan akses layanan berkualitas dan terjangkau bagi semua kalangan,khususnya untuk kelompok rentan dan masyarakat yang hidup dalam kemiskinan.
Dibuat Oleh : ENDANG MULIANI,S.Sos
Telah didownload 106 kali