Loading...

13 Inovasi Lahir Sekaligus! Festival Inovasi Dinsos Sulsel 2026 Percepat Transformasi Pelayanan Sosial untuk Masyarakat

Makassar, 28 Januari 2026 – Komitmen menghadirkan pelayanan publik yang lebih cepat, adaptif, dan berdampak nyata kembali ditegaskan Dinas Sosial Provinsi Sulawesi Selatan melalui penyelenggaraan Festival Inovasi 2026, sebuah forum strategis yang memadukan budaya kerja kreatif aparatur dengan agenda reformasi birokrasi sektor sosial.Kegiatan ini menjadi ruang aktualisasi bagi seluruh unit kerja—bidang dan UPT—untuk menyampaikan, mengembangkan, serta menguji gagasan inovatif yang solutif dan berkelanjutan dalam menjawab persoalan kesejahteraan sosial yang semakin kompleks. Festival secara resmi dibuka oleh Kepala Dinas Sosial yang menekankan bahwa inovasi merupakan instrumen kunci peningkatan kualitas layanan sekaligus penguatan akuntabilitas kinerja organisasi.Sebanyak 13 inovasi pelayanan sosial dipresentasikan langsung oleh para inovator internal. Setiap usulan memuat identifikasi masalah, tujuan program, manfaat bagi penerima layanan, hingga rencana implementasi yang terukur. Pendekatan ini memastikan bahwa inovasi tidak berhenti pada ide, tetapi siap dioperasionalkan menjadi praktik nyata di lapangan.Untuk menjamin kualitas dan keselarasan dengan kebijakan pembangunan daerah, proses penilaian melibatkan tim independen dari Bappelitbangda Provinsi Sulawesi Selatan serta Biro Organisasi Provinsi Sulawesi Selatan. Penilaian difokuskan pada aspek efektivitas, keberlanjutan, replikasi program, serta besaran dampak sosial yang dihasilkan.Secara substantif, festival ini berfungsi sebagai innovation lab sektor publik. Selain kompetisi gagasan/inovasi, forum ini juga menjadi media berbagi praktik baik (best practices), penguatan kolaborasi lintas unit, dan pembelajaran kolektif antar ASN. Melalui mekanisme tersebut, organisasi didorong untuk lebih adaptif terhadap perubahan serta responsif terhadap kebutuhan masyarakat.Penyelenggaraan Festival Inovasi sekaligus menegaskan arah transformasi pelayanan sosial di wilayah Sulawesi Selatan, yakni pelayanan yang inklusif, efisien, berbasis solusi, dan berorientasi pada hasil. Inovasi diharapkan mampu mempercepat proses layanan, menyederhanakan prosedur, serta meningkatkan kepuasan masyarakat sebagai penerima manfaat.Dengan semangat kolaborasi dan perbaikan berkelanjutan, Dinas Sosial optimistis inovasi yang lahir dari kegiatan ini akan menjadi motor penggerak peningkatan kualitas pelayanan sosial serta memberikan dampak langsung bagi kesejahteraan masyarakat.https://www.instagram.com/reel/DUHrLBRD8uY/?igsh=MTh0MmNiZ3F6Nms3cQ==