03 Feb 2026
Inovasi Cabang Dinas Kelautan Pangkep, PACARITA Raih Penghargaan Nasional KIPP 2025Jakarta.Inovasi PACARITA meraih penghargaan OPSI dari KemenPAN-RB dalam ajang KIPP 2025. Penghargaan diserahkan langsung di Aula KemenPAN-RB, Jakarta, Senin (15/12/2025). Foto/Dok. SindoNewsInovasi PACARITA (Pemuda Cinta Bahari Anti Bom dan Bius Ikan) meraih penghargaan Outstanding Public Service Innovations (OPSI) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi ( KemenPAN-RB ) dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2025. Penghargaan diserahkan langsung Menteri PAN-RB Rini Widyantini dalam acara puncak KIPP 2025 di Aula KemenPAN-RB, Jakarta, Senin (15/12/2025).Inovasi PACARITA digagas Kepala Cabang Dinas Kelautan Pangkep DKP Sulawesi Selatan, Aron Pananrang. ”PACARITA merupakan contoh inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung dan berkelanjutan,” kata Sekda Sulawesi Selatan Jufri Rahman yang mewakili Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman menerima langsung penghargaan tersebut. PACARITA dinobatkan sebagai inovasi terbaik kategori pelestarian lingkungan hidup dan adaptasi perubahan iklim untuk kelompok pemerintah provinsi. Program ini menempatkan pemuda pesisir sebagai garda terdepan dalam mencegah praktik penangkapan ikan menggunakan bom dan bius yang merusak ekosistem laut.Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Sulawesi Selatan M Ilyas mengapresiasi atas penghargaan yang diterima tersebut. “PACARITA menjadi bukti bahwa inovasi dari daerah mampu menembus level nasional. Pelibatan pemuda sebagai motor penggerak adalah langkah strategis dalam mewujudkan laut yang sehat dan berkelanjutan,” ujarnya.Ia menyebut keberhasilan PACARITA tidak terlepas dari dukungan dan pembinaan berbagai pihak di lingkungan Pemprov Sulsel. "Terima kasih kepada bapak gubernur, ibu wakil gubernur, bapak sekda, Bappelitbangda, serta Biro Organisasi Pemprov Sulsel yang telah memfasilitasi dan mensupervisi, sehingga inovasi PACARITA dari Cabang Dinas Kelautan Pangkep masuk dalam 28 inovasi penerima OPSI KIPP 2025,” katanya.Kepala Cabang Dinas Kelautan Pangkep DKP Sulawesi Selatan, Aron Pananrang yang menjadi sosok inovator dari program ini, menegaskan PACARITA lahir dari kebutuhan nyata di lapangan dan dikembangkan bersama masyarakat pesisir. “Kami ingin menjadikan pemuda sebagai garda terdepan menjaga laut dari kerusakan. Penghargaan ini menjadi energi baru untuk memperluas gerakan PACARITA,” ujar Aron sosok yang telah mengabdikan diri di dunia kelautan dan perikanan sejak tahun 2009.Selain itu, Aron juga menegaskan keberhasilan PACARITA diharapkan membawa dampak yang lebih luas. Keberhasilan PACARITA bukan hanya menjadi kebanggaan Sulawesi Selatan, tetapi juga diharapkan menjadi inspirasi nasional dalam membangun gerakan pemuda bahari yang peduli lingkungan dan menolak segala bentuk perusakan laut. PACARITA berhasil lolos dari 3.051 inovasi yang diajukan kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, BUMN, dan BUMD di seluruh Indonesia. Melalui tahapan seleksi ketat oleh tim evaluasi, panel independen, serta penilaian kebermanfaatan oleh masyarakat.PACARITA menjadi salah satu dari 28 inovasi nasional yang ditetapkan sebagai Outstanding Public Service Innovations 2025. Inovasi ini diharapkan menjadi inspirasi nasional dalam membangun gerakan pemuda bahari peduli lingkungan serta antiperusakan laut. (sumber SindoNews) Jakarta: Generasi muda pesisir di Sulawesi Selatan (Sulsel) didorong terus memainkan peran dalam menjaga kelestarian ekosistem laut. Upaya ini dikemas dalam gerakan bertajuk Pemuda Cinta Bahari Anti Bom dan Bius Ikan (Pacarita).Inovasi ini mendapat apresiasi positif dari pemerintah pusat. Hal ini ditunjukkan lewat raihan penghargaan Outstanding Public Service Innovations (OPSI) dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) dalam ajang Kompetisi Inovasi Pelayanan Publik (KIPP) 2025."Pacarita sebagai contoh inovasi pelayanan publik yang berdampak langsung dan berkelanjutan," ujar Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Selatan Jufri Rahman, melalui keterangan tertulis, Selasa, 16 Desember 2025. Program ini dinobatkan sebagai inovasi terbaik kategori pelestarian lingkungan hidup dan adaptasi perubahan iklim untuk kelompok pemerintah provinsi. Jufri menyebut program ini menempatkan pemuda pesisir sebagai garda terdepan dalam mencegah praktik penangkapan ikan menggunakan bom dan bius yang merusak ekosistem laut.Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Sulawesi Selatan, M Ilyas, menyebut program ini menjadi bukti bahwa inovasi dari daerah mampu menembus level nasional. "Pelibatan pemuda sebagai motor penggerak adalah langkah strategis dalam mewujudkan laut yang sehat dan berkelanjutan," ujar Ilyas.Kepala Cabang Dinas Kelautan Pangkep DKP Sulawesi Selatan, Aron Pananrang, menjadi sosok inovator dari program ini. Ia menegaskan Pacarita lahir dari kebutuhan nyata di lapangan dan dikembangkan bersama masyarakat pesisir."Kami ingin menjadikan pemuda sebagai garda terdepan menjaga laut dari kerusakan. Penghargaan ini menjadi energi baru untuk memperluas gerakan PACARITA." ujar Aron.Ia juga menegaskan keberhasilan program ini diharapkan membawa dampak yang lebih luas. Khususnya, bisa menjadi inspirasi nasional dalam membangun gerakan pemuda bahari yang peduli lingkungan dan menolak segala bentuk perusakan laut.Pacarita berhasil lolos dari 3.051 inovasi yang diajukan kementerian/lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten/kota, BUMN, dan BUMD di seluruh Indonesia. Penjuriannya melalui tahapan seleksi ketat oleh tim evaluasi, panel independen, serta penilaian kebermanfaatan oleh masyarakat.Program ini menjadi salah satu dari 28 inovasi nasional yang ditetapkan sebagai Outstanding Public Service Innovations 2025. (Sumber metroTV)